Antisipasi Lonjakan Pasien Covid19, Produksi Oksigen Meningkat 100 Tabung Perhari

MANOKWARI,Pabarsatu.com – PT. Irman Jaya Martabe salah satu produsen oksigen di Manokwari, memproduksi 60 hingga 100 tabung oksigen setiap harinya. Hal ini meningkat tajam seiiring tingginya angka pasien covid 19 di daerah ini.

“Kita produksi 60 tabung perhari. Dan kita sementara menunggu salah satu komponen (Mesin) kita dalam perjalan dari (Kabupaten) Bintuni kalau sudah tiba, kita aktifkan mesin ke dua, bisa produksi 40 tabung perhari. Jadi kalau tidak ada halangan bisa 100 tabung perhari,” ungkap Reindhard Simanjuntak selaku pemilik pabrik, kepada wartawan, Selasa (13/7/2021).

Dia mengatakan, sejak pandemi Covid 19 di Manokwari, produksi oksigen miliknya hampir semua di distribusi di rumah sakit-rumah sakit untuk kebutuhan pasien yang terpapar virus corona.

Tak hanya kebutuhan di Manokwari, lanjut dia, bahkan oksigen ini didistribusi ke Kabupaten Manokwari Selatan dan Kabupaten Teluk Bintuni.

Diakuinya, beberapa waktu lalu sempat kewalahan melayani kebutuhan pasien Covid 19 ini, lantaran adanya keluarga pasien yang dirawat secara mandiri di rumah masing-masing, menyambangi langsung tempat produksi untuk mendapatkan tabung oksigen.

Reindhard Simanjuntak selaku pemilik produsen oksigen di manokwari ditemui wartawan, Selasa (13/7/2021). (F-Kris Tanjung)

“Kemarin kan, provinsi (Rumah sakit) tidak menerima pasien (Untuk sementara), jadi pasien itu otomatis dirawat sendiri di rumah. Jadi mereka (Keluarga) langsung ke sini derek. Harusnya kita kirm ke rumah sakit 15 tabung misalkan, jadi diambil jatahnya kita kirim 5 tabung. Serba salah juga kita mau bilang (Tolak) bagaimana mereka juga perlu,” tutur Reindhard.

Reindhard pun berharap, agar pandemi Covid 19 ini segera berlalu dan semua masyarakat bisa hidup normal kembali.

Dari Pantauan media ini Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr(Han) dan Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing, S.IK., M.Si meyambagi langsung 2 tempat produksi oksigen di Manokwari. Hal ini dliakukan untuk memastikan ketersediaan oksigen mengantisipasi lonjakan pasien Covid 19. [kris]

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: