Buka Lokakarya Tim Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2022, Kadistrik Waisai Alfred Suruan Ungkap Fakta Ini

WAISAI,Pabarsatu.com -Kepala Distrik Kota Waisai, Alfred Edison Suruan resmi membuka lokakarya mini tim percepatan penurunan stunting atau kurang gizi di Distrik Kota Waisai Tahun 2022 yang bertempat di aula kantor Distrik Kota Waisai, Raja Ampat, Papua Barat. 14 Oktober 2020.

Diungkapkan, bahwa tim percepatan penurunan stunting tahun 2022 ini melibatkan berbagai pihak, diantaranya, 4 Kelurahan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB, Puskesmas, TP-PKK Kelurahan, penggerak Posyandu.

Kepala Distrik Kota Waisai, Alfred E Suruan, S.STP mengungkapkan, persoalan stunting telah menjadi agenda nasional.

Menurut Suruan, stunting tidak hanya mengenai pertumbuhan anak yang terlambat, namun berkaitan dengan perkembangan otak yang kurang maksimal, hal ini menyebabkan kemampuan mental dan belajar dibawa rata rata yang biasa berakibat pada prestasi sekolah.

Kemudian, Raja Ampat menjadi salah satu kabupaten yang memprioritaskan percepatan penurunan stunting tahun 2021-2022. Oleh sebab itu, Pemerintah secara nasional menargetkan prefelensi stunting ditahun 2024 sebesar 24 persen.

Dibeberkan Suruan bahwa menurut WHO batasan prefelensi stunting suatu wilayah sebesar 20 persen secara nasional dari 37, 2 persen menurun menjadi 38 persen.

“Meskipun menurun tetapi masih jauh dari batasan WHO. Tingkat prefelensi stunting yang masih tinggi perlu untuk kita atasi bersama, baik pemerintah kabupaten, distrik dan kelurahan. Hal ini mulai dilakukan dengan dikelurkan surat keputusan gubernur dan surat keputusan bupati, ” ungkapnya.

Kemitraan dalam percepatan penurunan stunting ini diharap terus dibangun untuk mewujudkan distrik kota Waisai bebas stunting.

Setelah pembukaan lokakarya tim percepatan penurunan stunting, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh kepala UPT Puskesmas Waisai,. Hadir dalam pembukaan tersebut, Kapolsek Waisai, Babinsa, sejumlah kepala Lurah, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB, sejumlah penggerak Posyandu. [dv/*]

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: