Butje Kalengkongan Lantik Pengurus Perguruan Olahraga Bela Diri Tri Eka Sakti Papua Barat

MANOKWARI,Pabarsatu.com – Guru Besar Herry Butje Kalengkongan, melantik Pengurus Perguruan Olahraga dan ilmu bela diri Tri Eka Sakti Provinsi Papua Barat, di Inggandi Beach, Jum’at (06/05/2022).

Pengurus Perguruan Olahraga dan Ilmu Bela Diri Papua Barat diketuai oleh Rocky SP Maleke, Saul Benny Supit sebagai Sekertaris dan Bobby Paul Dengah sebagai Bendahara serta 20 orang pengurus lainnya.

Guru Besar Herry Butje Kalengkongan mengatakan, untuk pertama kalinya perguruan olahraga dan bela diri Tri Eka Sakti berada di tanah Papua.

Dikatakan, ilmu beladiri diajarkan berdasarkan nilai kasih, maka jangan bersikap sombong dan angkuh otomatis ilmu beladiri ini akan hilang dengan sendirinya jika tidak sesuai aturan. Karena ini untuk kemuliaan Tuhan,” jelas Guru Besar dalam sambutannya di hadapan para pengurus perguruan Olahraga dan ilmu bela diri Tri Eka Sakti Provinsi Papua Barat.

Hanya dengan berlandaskan kasih terhadap lawan akan menjadi kawan. Berlandaskan kasih terhadap sesama manusia saling menghargai satu dengan yang lain.

“Melalui permainan, olahraga dan ilmu bela diri menjadi salah satu alat pemersatu nusantara, bahkan untuk mengharumkan nama bangsa dan menjadi identitas bangsa,” ucapnya.

Pengurus Perguruan Olahraga dan ilmu bela diri Tri Eka Sakti Provinsi Papua Barat, di Inggandi Beach, pada pelantikan, Jum’at (06/05/2022). (Dok. Ist)

Herry mengingatkan kepada para pengurus dan anggota yang baru dilantik agar dapat memahami filosofi Padi semakin berisi, semakin merunduk, yang artinya “Seseorang yang semakin banyak ilmunya itu semakin merendahkan diri”, bukan malah membanggakan dirinya sendiri.

“Kalengkongan menegaskan, ilmu beladiri yang telah di miliki, jangan disalah gunakan. Namun gunakan ilmu ini sebaik-baiknya bermanfaat bagi orang banyak serta jangan sombong,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Perguruan Olahraga dan ilmu bela diri Tri Eka Sakti Provinsi Papua Barat Rocky Maleke menuturkan, setelah kami dilantik hari ini, akan dilakukan sosialisasi sekaligus memperkenalkan olahraga dan ilmu beladiri ini kepada masyarakat Manokwari.

“Ilmu bela diri ini masih sangat awam bagi masyarakat, pastinya kedepannya akan disosialisasikan ke 12 Kabupaten/kota di Papua Barat. Karena Perguruan ini bertujuan untuk mewujudkan dan melakukan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, bekal ilmu bela diri yang ada pada kita saat ini adalah milik Tuhan dan untuk pemula dapat menggunakan ilmu yang sudah diperoleh untuk kebaikan,” paparnya.

Perlu diketahui, tergabung dalam Perguruan olahraga dan ilmu bela diri Tri Eka Sakti, dapat membeladiri dengan cara hanya menjatuhkan lawan tanpa bersentuhan fisik sama sekali.

“Dengan kemampuan tersebut, lanjut Rocky Maleke para anggota dituntut untuk lebih bijaksana dan belajar meredam emosi karena lebih baik menghindar daripada mencari masalah. Karena beladiri tak harus dengan memukul, jadi kita lebih baik menghindari itu,” tandas Rocky Maleke. [*]

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: