Cegah Pemudik, Polda Pabar Perketat Pengamanan Jalur Tikus dan Perbatasan

MANOKWARI,Pabarsatu.com – Polda Papua Barat akan kembali memperketat pengamanan di jalur-jalur tikus dan perbatasan.

Pernyataan ini disampaikan Kapolda Papua Barat Irjen Pol Dr Tornagogo Sihombing untuk mengadang alias mencegah warga yang nekat pulang kampung.

Dan penegasan tersebut dikeluarkan Kapolda Irjen Pol Tornagogo , menyusul adanya surat edaran yang dikeluarkan Satgas COVID-19 tentang larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah, untuk memutus rantai penyebaran COVID 19.

Tornagogo mengatakan, tahun lalu juga sebenarnya sudah ada larangan mudik hari raya. Namun tidak dipungkiri, masih ada beberapa warga yang nekat pulang kampung untuk mudik. Seperti dengan menggunakan kapal ikan.

Hal inilah, kata Tornagogo, yang wajib diwaspadai di tahun 2021. Oleh karena itu, pihaknya akan mengerahkan personel untuk mencegah hal itu terulang kembali.

“Untuk Pabar, akan kita ketatkan kembali pengamanan di kawasan perbatasan. Kita akan tempatkan personel berjaga-jaga diperbatasan, untuk antisipasi warga yang nekat pulang kampung mudik melalui jalur yang tidak disangka-sangka seperti jalur tikus,” ungkapnya.

Penyataan tersebut di sampaian kapolda saat launching samsat drive thru ujar Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi dalam siaran pers yang diterima media ini, Minggu (01/05/2021).

Erwindi juga menyampaikan bahwa larangan mudik itu guna mencegah penyebaran covid-19. Tentu diharapkan masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah tersebut.

“Larangan mudik itu adalah imbauan, yaitu untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat agar tidak mudik. Mengingat saat ini angka penyebaran Covid-19 terus meningkat. Sebagaimana diketahui bahwa menjelang hari raya setiap tahun ada tradisi mudik, inilah yang kita imbau kepada masyarakat untuk tidak mudik,” tutup Erwindi. [rls/kris]

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: