Gerak Cepat, Polres Manokwari Jemput Pelaku Ujaran Kebencian Di Waropen Serui

MANOKWARI,Pabarsatu.com – Polres Manokwari saat ini tengah menjemput pelaku dugaan ujaran kebencian kepada salah satu suku besar di manokwari yang viral di sosial media facebook Senin 28 Februari 2022.

Hal ini diungkapkan Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom, S.I.K., M.Si saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsappnya, sekira pukul 16.00 WIT, Selasa (1/03/2022).

Gultom mengatakan, sejak kasus ini viral hingga menimbulkan reaksi masyarakat suku Arfak Senin kemarin, pihaknya langsung bergerak secara estafet melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti.

“Dari hasil pemeriksaan saksi didapatkan (Nama) terlapor saudari ES kemudian mencari keberadaan ES selaku pemilik akun facebook. Diketahui ES keberadaannya di Wapoga daerah Waropen (Provinsi Papua, red) dan tim sudah berangkat ke waropen,” ucap Gultom.

“Dan saat ini diduga pelaku ES sudah diamankan di Polres Waropen. Penyidik kami sudah bergerak ke sana untuk menjemput ES,” bebernya lagi.

Untuk saksi yang telah diperiksa dalam kasus ini kata Gultom sebanyak 4 orang. Dan pelaku nantinya akan diperiksa di Polres Manokwari. Sementara pasal yang diterapkan adalah dugaan pasal 45a UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang ITE.

Gultom juga mengimbau kepada seluruh masyarakat manokwari khususnya suku Arfak agar ikut menjaga keamanan dan ketertiban kota manokwari. Pihaknya meminta percayakan kasus ini sepenuhnya kepada kepolisian.

“Percayakan kepada kami, kami akan menindaklanjuti secara profesional dan proposional. Harapan kami kepada masyarakat suku Arfak mari tetap menjaga kondusifitas manokwari dan tidak melakukan kegiatan yang mengganggu kepentingan umum,” ucap Goltom. [kris]

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: