Ini Pesan Irjen Pol Tornagogo ke Personil Polres Sorong Kota dan Polres Sorong

MANOKWARI,Pabarsatu.com – Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Dr. Tornagogo Sihombing S.I.K., M.Si meminta kepada anggota di jajarannya untuk selalu waspada dan cermat dalam menanggapi situasi yang berkembang.

Untuk itu perlu dilakukan tindakan antisipasi bisa dilakukan. Ini dikatakan Kapolda Tornagogo saat melakukan kunjungan kerja ke Polres Sorong Kota dan Polres Sorong, Senin (7/6/2021).

Tornagogo yang didampingi sejumlah PJU dalam kunker itu lalu mengingatkan beberapa hal penting kepada personilnya di dua Polres tersebut.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K.,M.H mengatakan, mengenai covid-19, Kapolda meminta agar anggota meningkatkan upaya-upaya preventif dalam menekan angka penyeberan covid-19 dari pembatasan kegiatan masyarakat hingga penertiban protokol kesehatan.

Selanjutnya, meningkatkan angka pembangunan posko PPKM mikro di 312 kampung dari total 348 kampung yang belum memiliki posko.

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Dr. Tornagogo Sihombing S.I.K., M.Si didampingi Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Papua Barat Ny. Martha Tornagogo Sihombing. (Dok.Ist)

“Pada kunjungan kerjanya, kepada personil Kapolda mengatakan untuk posko PPKM, anggota bisa memanfaatkan bhabinkamtibmas dan personil yang ada sehingga kita dapat maksimal menekan angka penyebaran covid-19. Bapak Kapolda juga meminta agar kasus sembuh juga harus bisa ditingkatkan,” ujar tutur Erwindi.

Kemudian lanjut Erwindi mengatakan, soal citra Polri, kapolda menekankan agar seluruh personil sungguh-sungguh menjaga nama baik institusi Polri khususnya Polda Pabar dengan tidak melakukan tindakan atau perbuatan yang menyakiti hati masyarakat.

“Polri tengah berusaha memperbaiki pelayanan dan tentunya anggota harus mendukung upaya itu dengan tidak melakulan tindakan yang salah. Siapapun anggota yang berperilaku sesuai dengan presisi sesuai dengan keinginan Polri, berarti dia sudah memberikan kontribusi yang berarti bagi institusi ini,” tuturnya.

Tak hanya itu, Kapolda pada kesempatan tersebut juga menekankan agar pelayanan kepada masyarakat harus lebih humanis tanpa ada tindakan kekerasan apalagi membentak-bentak masyarakat.

“Polri itu adalah figur melayani bukan dilayani. Dalam ilmu marketing masyarakat adalah raja, sehingga jangan turunkan derajat mereka justru ketika kita melayani masyarakat dengan hati kita itu akan mengangkat derajat kita sesuai dengan moto kita waaja keema nenekapoka, yang berarti melayani dengan hati,” ucap Erwindi [rls/kris]

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: