Kapolda Irjen Pol Tornagogo Bahas Penanganan Kasus Pelanggaran Hak Anak Bersama Arist Merdeka Sirait

MANOKWARI,Pabarsatu.com – Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing, S. IK.,M.Si menggelar audiensi dengan Ketua Komnas Perlindungan HAM Perlindungan Anak dan Perempuan Arist Merdeka Sirait.

Audensi yang didampingi para pejabat utama Polda Papua Barat dan Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat Ny. Martha Tornagogo Sihombing beserta pengurus bhayangkari berlangsung, di Mapolda setempat, Kamis (28/4/2022).

Dalam sambutannya Ketua Komnas Perlindungan HAM Perlindungan Anak dan Perempuan di Polda Papua Barat Arist Merdeka Sirait menyampaikan beberapa hal.

Audiensi bersama Ketua Ketua Komnas Perlindungan HAM Perlindungan Anak dan Perempuan, Arist Merdeka Sirait. (Dok. Ist)

“Saya ingin bertemu dengan bapak Kapolda untuk menyampaikan hal-hal yang perlu saya sampaikan kepentingan terkait masalah anak-anak. Dari data-data itulah yang ingin diskusikan dan apa solusi terbaik terhadap kasus yang tadi dibicarakan oleh Pak Kapolda, bahwa ternyata lebih dari 50% kasus-kasus kejahatan seksual terhadap anak, sangat luar biasa dan harus dihentikan. Karena masa depan Papua Barat, Papua secara keseluruhan ada di tangan anak-anak,” tutur Sirait.

Kapolda Papua Barat memastikan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik dalam penanganan serta penegakan hukum tindak pidana dengan korban perempuan dan anak-anak.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda saat menerima audiensi Ketua Komnas Perlindungan HAM Perlindungan Anak dan Perempuan di Mapolda Papua Barat.

“Kasus perempuan terhadap anak menjadi atensi bagi kita semua tidak hanya instansi kepolisian saja tapi pemerintahan dan instansi yang lain juga harus ikut peduli, apalagi kasus pemerkosaan yang dialami anak-anak merupakan luka yang akan dia ingat seumur hidupnya sehingga siapapun pelakunya harus dihukum sekeras-kerasnya. Itu perintah saya,” ujar Kapolda.

Kata dia, Polda Papua Barat akan terus menindak tegas para pelaku kekerasan seksual terhadap anak dan tidak akan ada namanya proses penyelesaian secara kekeluargaan.

“Proses hukum tetap berjalan dan tidak diizinkan penyelesaian secara kekeluargaan,” pungkasnya.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Adam Erwindi, S. IK. M. Si yang membenarkan audensi tersebut, Merdeka Sirait mengapresiasi Kapolda Papua Barat bersama pejabatnya atas komitmen dan kepedulian terhadap masalah anak.

“Ketua Komnas Perlindungan Anak memberikan penghargaan kepada Kapolda Papua Barat dan Diresnarkoba atas kepeduliannya terhadap anak dan permasalahannya di Provinsi Papua Barat,” terang Adam. [*]

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: