Kapolda Irjen Pol Tornagogo Launching Buku “Menyulam NKRI, Merawat Rasa Aman”

MANOKWARI,Pabarsatu.com – Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat (Kapolda Pabar) Irjen Pol Dr Tornagogo Sihombing, S.Ik.MSi melaunching buku yang berjudul “Menyulam NKRI, Merawat Rasa Aman”.

Kegiatan tersebut berlangsung di arfak convention center Mapolda Pabar, Senin (12/4)

Dikatakan, bahwa buku ini dilaunching merupakan potret rasa dan kondisi riil sosial, budaya, politik, lingkungan hidup serta kondisi masyarakat Pabar. Baik warga asli Papua maupun pendatang.

Dan merawat rasa aman dimaknai dengan membebaskan masyarakat dari kejahatan, intimidasi/teror dan ikut serta mengatasi bencana dengan mengedepankan pemolisian komunitas.

“Potret riil ini saya harapkan bermanfaat buat jajaran Polda Pabar dalam menentukan langkah prioritas dan langkah-langkah pendukung lainnya untuk turut memajukan Pabar dibantu oleh pemerintah pusat bersama pemerintah daerah, TNI, kejaksaan, pengadilan, serta lembaga/instansi terkait lainnya, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pengusaha, dan utamanya masyarakat Papua Barat sendiri,” kata Tornagogo.

 

Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat (Kapolda Pabar) Irjen Pol Dr Tornagogo Sihombing, S.Ik.MSi saat pelaunchingan buku yang berjudul “Menyulam NKRI, Merawat Rasa Aman” yang berlangsung di arfak convention center Mapolda Pabar, Senin (12/4). (F-Ist)

Dia mengatakan, ada 3 masalah yang diangkatnya yaitu miras, pengrusakan lingkungan, separatisme yang terjadi di Pabar yang kemudian dirangkum dalam buku ini.

Dan ia berharap dengan adanya buku ini dapat merangsang semua generasi untuk menyulam kedamaian dan ketulusan di tanah Papua agar bisa merasakan ketentraman pada generasi kedepan

“Saya berharap semoga buku ini merangsang semua generasi untuk menyulam kedamaian dan ketulusan ditanah Papua,” pintanya.

Perlu diketahui bersama bahwa
buku ini terdiri dari 6 bab yaitu :
bab 1. kilau emas di pegunungan arfak.
bab 2. Dijajah Miras
bab 3. Separatis di Papua Barat
bab 4. Kejahatan dan Peradaban
bab 5. “Mantera” Manu Yabanonti
bab 6. Zanrud Raja Ampat

Diakhir pengantarnya, Tornagogo mengucapkan termakasih kepada narasumber dalam memberikan pandangan terhadap buku ini.

Pada kegiatan launching tersebut bertindak sebagai moderator: Alya Rohali, S.H., M.H. dengan narasumber, :

1. Prof. Dr. Paschalis Maria Laksono, M.A, Guru Besar Antropologi UGM

2. Prof. Dr. Muhammad Mustofa,MA, Guru Besar Kriminologi UI

3. Prof. Dr. Hamdi Muluk, M.Si,Guru Besar Psikologi UI

4. Dr. Adriana Elisabeth M.Soc.Sc, Pengamat Papua, LIPI

5. Dr. J Kristiadi, Pengamat Politik CSIS

Pada acara bedah buku ini, Kapolda mengucapkan beribu terima kasih atas hadirnya para pakar yang kompeten sesuai bidang keahliannya masing-masing. Tentunya ia mengharapkan memberikan pandangan-pandangan atas masalah yang terjadi di Papua dan Pabar sebagai Provinsi di ujung timur Indonesia, guna perkembangan budaya dan peradaban Papua yang dapat menurunkan eskalasi konflik di tanah Papua.

“Terimakasih untuk semua pihak yang terlibat dan membantu selesainya penerbitan buku, Polda Pabar, “Menyulam NKRI, Merawat Rasa Aman”. Semoga karya buku ini dapat memperkaya khasanah pengetahuan tentang Pabar sebagai bagian usaha memajukan Provinsi Pabar yang kita cintai,” tutupnya. [rls/*]

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: