Kapolda Pabar Bersama Pangdam XVIII Kasuari dan Kabinda Cek Kesiapan Personil Pengamanan Sholat Idul Fitri

MANOKWARI,Pabarsatu.com – Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing, S.Ik. MSi bersama Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr(Han) dan Kabinda mengecek langsung kesiapan personil pengamanan pada malam Idul Fitri dan Sholat id di Manokwari, Rabu (12/5/2021) sore.

Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing, S.Ik. MSi di sela kegiatan pengecekan di Pos Ops Ketupat Mansinam 2021 Manokwari, mengatakan bahwa pihaknya telah mengecek langsung beberapa pos pengamanan menjelang ibadah sholat idul fitri.

“Kita sudah mengecek beberapa pos pengamanan, kita sudah melaksanakan  apel kesiapan saat idul fitri ada juga kenaikan isa almasih. Kita pastikan pelaksanaan idul fitri dapat berjalan baik dan pelaksanaannya bersama aparat TNI-Polri memastikan sesuai protokol kesehatan yang sudah ditentukan sesuai surat edaran menteri agama 07 th 2021 panduan sholat idul fitri,” terang Tornagogo di hadapan awak media.

Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing, S.Ik.saat mengisi buku tamu di Pospam Ops Ketupat Mansinam (Dok. Ist)

Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr (Han) mengatakan kepada personil, agar saat melaksanakan tugas di lapangan untuk bekerjasama dengan panitia perayaan ibadah. Yakni mengingatkan masyarakat disiplin terhadap protokol kesehatan ditengah pandemi covid-19.

Karo Ops Polda Pabar Kombes Pol Tri Atmojo, SIk menyampaikan sebanyak 3000an personil disiagakan mengamankan perayaan idul fitri besok sampai di jajaran.

” Ada sebanyak 153 masjid di jajaran diseluruh jajaran. Semua personil Polri baik muslim dan nasrani besok turun semua, yang muslim menggunakan seragam dinas dengan tujuan setelah melaksanakan sholat id bisa melaksanakan pengamanan  di gereja-gereja,” ucapnya.

Kata Tri, bahwa besok sholat id dilaksanakan jam 7 pagi dan ibadah gereja jam 9. Kewaspadaan anggota yang diutamakan.

“Besok sebelum pelaksanaan ibadah,  gegana melakukan sterilisasi dulu setelah itu baru anggota melaksanakan pengamanan di lapangan. Seluruh jajaran sampai saat ini aman dan terkendali,” tutupnya. [rls/kris]

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: