Kapolda Pabar Sambut Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Serbuan Vaksinasi Massal Di Kota Sorong

MANOKWARI,Pabarsatu.com – Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing, S.IK.MSi beserta Forkopimda menyambut kedatangan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Bandara Domine Edward Osok (DEO) Kota Sorong sekira pukul 13.25 WIT dengan menggunakan pesawat udara Boeing A-7308 TNI – AU, Sabtu (28/08/2021).

Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri di kota Sorong yakni meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi massal di kota Sorong Pabar tepatnya di kantor Walikota Sorong.

Kegiatan ini juga dihadiri Gubernur Dominggus Mandacan, Kapolda Irjen Pol Tornagogo Sihombing, Pangdam XVIII Kasuari I Nyoman Cantiasa, Pangkoarmada III Sorong, Pangkopsau III, Kabinda Papua Barat, Forkopimda dan sejumlah pejabat di lingkungan TNI-Polri.

Kabid Humas Polda Pabar Kombes Pol Adam Erwindi, S.IK.M.H. membenarkan adanya kunjungan bapak Kapolri dan Panglima TNI di kota Sorong hari ini dengan aman dan lancar.

“Iya hari ini bapak Kapolri, Panglima TNI didampingi pejabat utama TNI Polri mengunjungi kota Sorong, kegiatan berjalan dengan lancar. Kunjungan tersebut untuk meninjau serbuan vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua bertempat di kantor Walikota Sorong. Terimakasih kepada masyarakat sorong atas partisipasi dan antusiasnya dalam giat vaksinasi,” tutur Adam.

“Serbuan vaksinasi masal hari ini dikota Sorong dengan berlokasi di kantor walikota Sorong dan SMKN 1 Kota Sorong yang dilaksanakan oleh tim gabungan Polda Papua Barat dan 10 faskes kota sorong dan jajaran,” ucap Adam.

Total cakupan hari ini dosis 1 yakni 273 orang dan dosis 2 yakni 1.412 orang, total jumlah peserta vaksinasi dosis 1 dan dosis 2 yaitu 1.685 orang. Pemakaian dosis yaitu 168 vial.

Kabid Humas mengatakan pada kegiatan tersebut Panglima TNI dan Kapolri berharap kepada forkopimda bersama masyarakat sama-sama terus bersinergi.

“Bapak Kapolri berharap, Forkopimda bersama masyarakat sama-sama terus bersinergi untuk mempertahankan tren penyebaran virus corona. Pasalnya, dari 34 provinsi di Indonesia, Papua Barat menjadi wilayah yang paling sedikit untuk kasus aktif di skala nasional serta berpesan kepada masyarakat untuk senantiasa disiplin mematuhi protokol kesehatan,” jelas Adam melalui siaran persnya. [rls]

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: