MUI Gandeng Kemen Kominfo Lahirkan Mujahid Digital di Timur Indonesia

SORONG,Pabarsatu.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika RI dalam melahirkan Mujahid Digital di Wilayah Timur Indonesia.

Hal ini terpanatu dalam Workshop Konten Kreatif Literasi Media Multiplatform Berwawasan Islam Wasathiyah yang berlangsung, di Swissbell Hotel Sorong, Rabu 8- 10 Desember 2021.

Kegiatan ini, diikuti 60 peserta yang meliputi para anggota Komisi Infokom MUI Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara. Tak hanya itu, juga para pelajar yang tergabung dalam organisasi kepemudaan pelajar islam pun, turut dalam kegiatan tersebut.

Ketua komisi Infokom MUI Pusat Mabroer MS mengatakan bahwa workshop ini sengaja melibtakan generasi muda yang tergabung dalam MUI dan Mahasiswa dari timur Indonesia yakni Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara.

“Mereka ini disiapkan sebagai mujahid digital yang akan membanjiri konten media sosial tentang wawasan Islam Wasathiyah atau yang moderat,” kata KH. Mabroer.

Pasalnya, kata Maobroer, di dunia digital saat ini masih didominasi dengan paham keagamaan islam maenstrame atau garis keras yang menimbulkan perpecahan.

“Dengan Islam Wasathiyah, Isnyaa Allah kita akan ciptakan harmoni sehingga negara kita menjadi negara yang menjunjung tinggi perbedaan dalam bingkai NKRI. MUI memiliki tanggung jawab besar dalam menopang dan melahirkan Mujahid Digital Islam Wasathiyah,” pungkas Mabroer.

dalam kegiatan yang akan berkahir Jumat 10 Desember 2021 tersebut mengahadirkan pemateri yang berlatar belakang keilmuan dan kompetensi keislaman sesuai kebutuhan workshop tersebut.

“Insyaa Allah, sumber-sumber yang kami hadirkan ini adalah layak dan berkompetensi dalam membagi ilmunya kepada peserta dan kami bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia,” tutup Mambroer.

Sebelumnya kegiatan serupa telah digelar di Kota Bogor Jawa Barat, Medan Sumatra Utara, di Suarabaya Jawa Timur, Pontianak Kalimatan Barat, Kota Makassar Sulawesi selatan. [kris]

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: