MUI Sebut Islam Wasathiyah Mampu Rawat Persatuan dan Kesatuan Tanah Papua

SORONG,Pabarsatu.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, menyebutkan bahwa Islam Wasathiyah atau islam moderat mampu merawat persatuan dan kesatuan tanah Papua.

Hal ini dikatakan Ketua Komisi Infokom MUI Pusat KH Mambroer MS yang ditemui dalam Workshop Konten Kreatif Literasi Media Multiplatform Berwawasan Islam Wasathiyah yang berlangsung, di Swiss Bell Hotel Sorong Papua Barat, Rabu (8/12/201).

Dikatakan, bahwa Tanah Papua dikenal sebagai miniatur toleransi beragama di Indonesia yang harus dipenuhi wawasan pemahaman wasathiyah atau islam moderat.

“Masyarakat Papua sangat terbuka, sehingga lahir toleransi beragama dan toleransi sosial itu tumbuh dengan baik,” ucap KH. Mabroer yang ditemui di sela kesibukannya dalam workshop tersebut.

Islam Wasathiyah ini sangat penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, dikarenakan wawasan wasathiyah menjadi fundamen dalam menjaga dan merawat persataun dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Peserta workshop tengah menyimak materi dari narasumber. (Dok. Ist)

Lebih jauh diungkapkan, bahwa islam di Indonesia mencapai 116 juta jiwa dan dari jumlah ini sebagian besar generasi milleneal. Dimana generasi milleneal saat ini rujukannya adalah dunia digital.

Yang menjadi masalah hari ini, ungkapnya, dunia digital belum mencerminkan islam yang mayoritas dan masih islam minoritas yang keras sehingga memnyebabkan disharmoni antar ummat beragama.

“Sementara itu, islam yang moderat tidak muncul secara merata di dunia sosial. Oleh karena itu MUI Pusat berinisiatif melahirkan mujahid-mujahid atau anak-anak muda yang punya talenta yang membanjiri media sosial dengan konten-koten islam yang positif,” jelasnya.

Tentunya kata Mabroer, dalam kegiatan yang akan berkahir Jumat 10 Desember 2021 tersebut mengahadirkan pemateri yang berlatar belakang keilmuan dan kompetensi keislaman sesuai kebutuhan workshop tersebut.

Kegiatan ini, sambungnya, diikuti 60 peserta yang meliputi para anggota Komisi Infokom MUI Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara. Tak hanya itu, juga para pelajar yang tergabung dalam organisasi kepemudaan pelajar mahasiswa islam pun, turut dalam kegiatan tersebut.

Materi pengantar oleh Ketua MUI Papua Barat KH. Ahmad Nausrau, SPd.I.,MM. (Dok. Ist)

“Insyaa Allah, sumber-sumber yang kami hadirkan ini adalah layak dan berkompetensi dalam membagi ilmunya kepada peserta dan kami bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia,” tutup Mambroer.

Sebelumnya kegiatan serupa telah digelar di Kota Bogor Jawa Barat, Medan Sumatra Utara, di Suarabaya Jawa Timur, Pontianak Kalimatan Barat, Kota Makassar Sulawesi selatan. [kris]

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: