Ombudsman dan Kejati Sepakat Awasi Pelayanan Publik di Papua Barat

MANOKWARI,Pabarsatu.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat (Kajati Pabar), Juniman Hutagaol, SH., MH menerima kunjungan kehormatan dari Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Papua Barat, Ir. Musa Yosep Sombuk, MSi., MAAPd, bertempat diruang kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Kamis (24/3/2022).
Dalam kunjungan tersebut, Kajati Juniman Hutagaol yang menerima rombongan ombudsman memperkenalkan dirinya sebagai pejabat baru.
Selanjutnya, dalam pertemuan ini kedua lembaga tersebut sepakat menjalin komunikasi, berkoordinasi dalam rangka mempererat kerjasama untuk pelaksanaan tugas sebagaimana amanat perundang-undangan khususnya subtansi pelayanan publik yang baik.
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Papua Barat, Musa Yusak Sombuk mengatakan, pihaknya merasa perlu beraudiens dengan Kajati Papua Barat sebagai bagian daripada tugas pengawasan dan koordinasi antara lembaga negara dan pemerintah. Tentu hal ini kata dia merujuk MoU yang ditandatangani oleh Kejaksaan Agung dengan Ketua Ombudsman RI.
“Dan akan diteruskan dengan perjanjian kerjasama dengan Kejati Pabar dalam rangka pengawasan pelayanan publik di Provinsi ini. Kami bersyukur setelah pandemi baru kali ini saya bertemu karena ada hambatan yang cukup lama untuk pertemuan dan kita akan tindak lanjuti dengan kegiatan-kegiatan dan atau program-program koordinasi yang baik, tukar menukar informasi, pelatihan-pelatihan yang dimiliki kejaksaan,” terangnya.
Diungkapkan Musa, ombudsman dan kejaksaan memiliki petugas yang berkompeten dapat bekerjasama, koordinasi dalam tugas pelayanan dan penyelesaian laporan pengaduan masyarakat. Hal inilah tujuan utama dari pertemuan ini yakni terkait dengan substansi pengawasan pelayanan publik.
“Soal pencanangan zona integritas WBK, kami tahu lembaga yang baru hadir di Provinsi ini, tapi kesan yang saya dapatkan dalam pengawasan dua tahun ini sudah meningkat lebih bagus terutama sarana prasarananya, walaupun belum milik sendiri kami masuk sudah melewati suatu prosedur yang sudah bagian daripada pengawasan kami juga yaitu bagaimana standar pelayanan bagi publik yang ingin mendapatkan pelayanan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Pabar di front office kita mendapat perlakuan yang yang baik,” jelasnya.
“Saya kira kalau kami dilayani baik, pasti rakyat juga, mudah-mudahan bapak Kajati dan jajaran bisa dalam waktu dekat mencanangkan zona integritas untuk tahun ini dan terus berjuang untuk mendapatkan predikat WBK dan syukur bisa WBBM karena dengan perbaikan-perbaikan yang ada saya kira sudah lebih dari cukup,” sambung Musa.
Sementara itu, Kajati Pabar Juniman Hutagaol, mengapresiasi atas kunjungan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Papua Barat tersebut. Dikatakan, bahwa tupoksi kejaksaan juga berkaitan dalam hal pelayanan kepada masyarakat umum.
“Ombudsman juga ada kaitannya dengan kami, yaitu menjaga supaya jangan terjadi mal administrasi, bagaimana pelayanan kepada masyarakat dan kita sebagai penegak hukum pelayanan dalam artian dalam rangka menegakkan hukum, karena ada irisan itu tentu diperlukan koordinasi supaya bisa optimal dalam pelaksanaan tugas masing-masing,” kata Hutagaol.
“Tadi sudah sudah disebutkan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Papua Barat, bahwa secara nasional sebetulnya sudah MoU tapi tentu ada kekhasan daerah yang secara spesifik yang perlu kita tindak lanjuti. Kita masing-masing sudah menunjuk kontak person untuk membicarakan secara teknis lagi nanti kedepan bisa ditindaklanjuti dalam rangka pembuatan perjanjian kerjasama supaya lebih intens lagi,” tambahnya.
Turut hadir dalam audiensi Wakil Kepala Kejati Pabar, Witono, SH., M.Hum beserta Asisten Tindak Pidana Khusus, Syafiruddin, SH., MH., Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara, Rachmad Surya Lubis, SH., MH dan Kepala Bagian Tata Usaha, Zamzam, SH., MH serta anggota Ombudsman Perwakilan Papua Barat. [*]

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: