Pangdam XVIII Kasuari dan Kapolda Pabar Cek Ketersediaan Tabung Oksigen

MANOKWARI,Pabarsatu.com – Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr (Han) dan Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Dr. Torgagogo Sihombing, S.IK., M.Si turun langsung mengecek ketersediaan produksi oksigen untuk kebutuhan pasien Covid 19.

Hal ini salah satu wujud sinergitas TNI-Polri menghadapi dan memutus mata rantai pandemi Covid 19 khususnya di Papua Barat (Pabar).

Kedua jendral bintang dua ini mengecek ketersiadaan tabung oksigen di Manokwari, di PT. Oxilife Jalan Sowi dan PT. Irman Jaya Martabe di Jalan Perumahan Irman Jaya, Selasa (13/7/2021).

Kapolda Tornagogo mengatakan untuk kabupaten Manokwari rumah sakit membutuhkan 100 tabung, dan saat ini masih mampu diakomodir.

“Khusus untuk Manokwari kebutuhan oksigen setelah kita audit untuk rumah sakit membutuhkan 100 tabung, itu yang baru terpakai 30 tabung sementara yang dibutuhkan 120 tabung masih kekurangan 20 tabung. Ini yang sedang diupayakan” ucap Tornagogo.

Kapasitas pengisian kata dia, untuk saat ini hanya mumpu 30 tabung saja selama 12 jam itu yang nanti 1 hari memungkin mengisi 60 tabung. Ini juga di manokwari ada 2 tempat yang melakukan pengisian.

“Sementara pencukupan tabung di Manokwari bisa diakomodir, namun idealnya masih diperlukan penambahan tabung untuk pasien Covid-19 yang memerlukan oksigen,” terang Tornagogo.

Sementara itu, PT. Irman Jaya Martabe salah satu produsen aksigen di Manokwari, akan meningkatkan produksinya dari 60 hingga 100 tabung oksigen setiap harinya. Hal ini meningkat tajam seiiring angka pasien covid 19 di daerah ini.

“Kita produksi 60 tabung perhari. Dan kita sementara menunggu salah satu komponen (Mesin) kita dalam perjalan dari (Kabupaten) Bintuni kalau sudah tiba, kita aktifkan mesin ke dua, bisa produksi 40 tabung perhari. Jadi kalau tidak ada halangan bisa 100 tabung perhari,” ungkap Reindhard Simanjuntak selaku pemilik pabrik, kepada wartawan, Selasa sore. [rls/kris]

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: