Pangdam XVIII/Kasuari: TNI Hadir Jawab Kondisi Tersulit Yang Dibutuhkan Rakyat

MANOKWARI,Pabarsatu.com – Kesiapsiagaan sebagai prajurit TNI mulai sejak bangun tidur sampai tidur kembali, dimanapun TNI berada sesungguhnya ia hadir dalam rangka menjawab kondisi tersulit yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Hal ini disampaikan Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema, S.Sos., yang didampingi para pejabat Kodam saat melaksanakan dialog interaktif luar studio bersama dengan RRI Manokwari, di pelataran ruang fitness Simon Mansim Kodam XVIII/Kasuari, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Senin (25/4/2022).

“Saya ini merupakan Pangdam yang ke-4 dalam melaksanakan tugas dan pada kesempatan ini saya mencoba untuk mengangkat dan membulatkan konsep kepemimpinan dengan situasi yang ada sekarang dengan nama kepemimpinan hati yang meletakkan masyarakat menjadi inti utama dalam pelaksanaan tugas,” ucapnya.

“Dengan wilayah Kodam yang begitu luas dengan karakteristik beragam ini merupakan kekayaan yang harus dijaga, dengan kepemimpinan hati kami memandang bukan kami saja yang harus mampu menjaga namun juga masyarakat sehingga pendekatan-pendekatan yang bersifat humanis harus pula dikedepankan,” tutur Pangdam.

Pangdam juga jelaskan Kemanunggalan TNI dengan rakyat yang merupakan roh TNI menjadi modal utama dalam pembangunan inti kekuatan pertahanan negara yang bersifat semesta. Karena memang TNI sangat menyadari dahsyatnya kekuatan TNI melalui kebersamaan yang dibangun bersama rakyat.

Diakhir dialog Pangdam mengajak kepada seluruh masyarakat Papua Barat untuk bangkit bersama. Kekayaan yang banyak, suku dan adat budaya semua itu bagian dari kekuatan dan tidak boleh dihilangkan.

“Mari kita pererat kerjasama dan persatuan bangsa bahwa Papua Barat ini dapat kita jaga dan dapat hidup lebih baik mulai dari kampung bahkan sampai di kota, kita semuanya hadir untuk membawa nama harum daerah Papua Barat pada pentas nasional bahkan internasional,” tambahnya. [*]

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: