Polda Papua Barat Ciduk 11 Tersangka Pembakaran THM Double O, Sejumlah Nama Masuk DPO

MANOKWARI,Pabarsatu.com – Kepolisian Daerah Papua Barat (Polda Pabar) berhasil menciduk 11 tersangka pengeuruskan dan pembakaran THM Double O.

Hal ini dibeberkan langsung oleh Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing, S.IK.MSi yang memimpin Konferensi Pers penangkapan terhadap tersangka di Polres Sorong Kota, Sabtu (29/01/2022.

Tornagogo yang didampingi Kabid Humas dan sejumlah PJU Polda Papua Barat ini mengungkapkan, hingga saat ini Polda Papua Barat berhasil menangkap tersangka pembakaran dan pengrusakan terhadap diskotik Double O sebanyak 7 LP (4 LP Polres Sorong Kota, 1 LP Polres Sorong dan 2 LP Polsek Sorong Timur).

“Telah dilakukan proses pemeriksaan saksi-saksi sebanyak 55 orang dan telah ditangkap 11 tersangka,” cetusnya.

Dia merinci, pada tanggal 27 Januari 2022 ada 2 tersangka yang diamankan yakni TL dan R, untuk tersangka pembakaran dan pengrusakan ditangkap pada (Hari ini, red) 29 Januari 2022 dengan inisial AA berperan sebagai pelempar kaca dan penyerang THM Double O.

Kemudian FM berperan masuk ke Double O dan melempar membakar sofa, HW berperan membawa parang dan memotong mobil, KH ikut membalikan mobil dan pembakar mobil di Double O, AAF berperan sebagai pemotong kaca dan pemotong kaca mobil Double O, IR berperan sebagai pelempar THM Double O, JF berperan sebagai pengrusakan pangkalan tukang ojek dan penyerang THM, AR provokator pembakaran . Untuk anak yang dibawah umur diamankan RR sebagai penyedia parang untuk DPO H.

“Berbagai barang bukti telah diamankan beber Tornagogo, seperti: parang, tombak, samurai, linggis, kapak, gear dan besi, ketapel. DPO (sementara) yang sudah ditetapkan dengan inisial : NB, HR, P, HT, MSB, YR, G,” beber Tornagogo.

Untuk pasal yang disangkakan dan ancaman hukuman masih dalam proses pemeriksaan: pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup atau 20 tahun, pasal 338 KUHP pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Dan Pasal 187 ayat (1) (2) (3) KUHP dengan sengaja membakar sehingga menimbulkan maut bagi orang lain dengan ancaman hukuman 20 tahun dan seumur hidup, pasal 170 ayat (1) KUHP tentang pengroyokan dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan, pasal 160 KUHP penghasutan secara lisan maupun tulisan dengan ancaman hukuman 6 tahun dan pasal 55 KUHP.

“Hingga saat ini perkembangan kasus teridentifikasi dari ke-17 korban sudah terkonfirmasi dengan pihak keluarga dan 14 orang telah mendatangi posko Ante Mortem untuk melaksanakan pencocokan sampel DNA,” ucap Tornagogo. [*]

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: