PPKM Darurat Berlaku Delapan Hari, Gubernur Dominggus: Yang Langgar Dapat Sanksi

MANOKWARI,Pabarsatu.com – Status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Manokwari akan berlaku selama delapan hari.

Hal ini disampaikan Gubernu Papua Barat (Pabar) Dominggus Mandacan kepada awak media usai memimpin rapat terbatas yang dihadiri forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Pabar, kepala dinas kesehatan, ketua harian satgas COVID-19, Direktur RSUP Pabar, pimpinan FKUB dan pimpinan lintas agama, dan diikuti secara virtual oleh pihak terkait di Swissbell-Hotel Manokwari, Senin (12/7/2021).

Dominggus menuturkan, tentu penentuan status PPKM Darurat ini berdasarkan indikator meningkatnya pasien positif terpapar corona virus disease 2019 (COVID-19) di Manokwari dan Kota Sorong. Karenanya, pemerintah pusat menetapkan dua daerah ini di Pabar dengan status PPKM) darurat di luar Pulau Jawa – Bali.

Dan kata Dominggus Mandacan kepada wartawan, PPKM Darurat ini mulai berlaku besok (Selasa), semua akses masyarakat ditutup. Sebelum dilaksanakan penerapan PPKM Darurat, Gubernur Papua Barat memimpin rapat untuk mengevaluasi terkait pelaksanaan PPKM Mikro selama satu minggu di provinsi ini.

“Kita ini sekarang ada pada daerah merah karena penduduk Papua Barat hanya satu juta seratus lebih sedangkan pasien positifnya tinggi, kita tutup semua aktifitas masyarakat,” ucap Gubernur Dominggus.

Untuk itu, ia menegaskan bahwa semua kegiatan yang berkaitan dengan pertemuan dan rapat pemerintahan dihentikan, yang diijinkan hanya rapat terbatas membahas tentang penanganan COVID-19.

Penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat secara darurat di Kota Sorong dan Manokwari ini mulai berlaku tanggal 9 hingga 20 Juli 2021 mendatang.

“Akan ada sanksi bagi masyarakat yang melanggar PPKM Darurat ini, tapi hanya sebatas hukuman sosial saja. Yang jelas kita mengacu pada keputusan pemerintah pusat, kita jabarkan di daerah sesuai kondisi daerah tetapi dapat memberikan efek jerah agar si pelanggar itu mengikut aturan yang ditetapkan,” pungkasnya. [kris]

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: